Perkuat Budaya Riset, LP2M UIN Mahmud Yunus Batusangkar Selenggarakan Seminar Proposal Penelitian SBK 2026

BATUSANGKAR – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mahmud Yunus Batusangkar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset akademik melalui pelaksanaan Seminar Proposal Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan strategis ini digelar secara melalui Zoom Meeting selama dua hari, Selasa–Rabu, 5–6 Mei 2026.
Seminar proposal tersebut menjadi tahapan penting dalam proses seleksi penelitian dosen, sekaligus wadah untuk memastikan bahwa seluruh rancangan riset yang diajukan telah memenuhi standar mutu akademik dan ketentuan pembiayaan berbasis SBK yang ditetapkan untuk tahun anggaran 2026.
Ketua LP2M UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. H. Asmendri, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar proposal ini menjadi bagian penting dalam penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas penelitian dosen di lingkungan kampus.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap proposal penelitian memiliki kualitas yang baik, terukur, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd.,M.Pd yang hadir mewakili Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa universitas terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang mampu memperkuat reputasi akademik kampus serta memberikan kontribusi luas bagi masyarakat.
Seminar proposal tahun ini diikuti oleh 36 nominee calon peneliti yang telah dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi. Untuk menjaga objektivitas dan mutu penilaian, LP2M menghadirkan 18 reviewer yang terdiri dari 15 reviewer eksternal serta 3 reviewer internal.
Adapun proposal yang dipresentasikan terbagi ke dalam empat klaster penelitian, meliputi pengembangan kapasitas, program studi, penelitian interdisipliner, serta pengembangan perguruan tinggi.
Pelaksanaan seminar dilakukan secara paralel melalui platform Zoom Meeting yang dibagi ke dalam tiga ruang virtual utama, yakni Zoom A, Zoom B, dan Zoom C. Setiap tim peneliti diwajibkan mempresentasikan proposal menggunakan media PowerPoint dengan durasi maksimal 10 menit serta mengikuti seluruh ketentuan seminar yang telah ditetapkan panitia.
Melalui kegiatan ini, LP2M UIN Mahmud Yunus Batusangkar berharap mampu melahirkan penelitian-penelitian unggulan berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung visi pengembangan universitas menuju kampus riset yang unggul dan berdaya saing. (weri mutia)

Recent Comments